Minggu, 05 Mei 2019

Training For Sewage Treatment Plant 27-28 Mei




Pengelolanaan Sewage Treatment Plant (STP)

Memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang berguna, adalah tindakan yang sangat bijaksana. Reuse atau menggunakan kembali hasil olahan limbah, ternyata dapat dilakukan tidak hanya untuk limbah kering saja, tetapi juga limbah cair.
Di beberapa gedung, air hasil pegelolaan dapat digunakan untuk menyiram tanaman, fasilitas pencucian mobil, adalah hasil air limbah yang telah diolah.
Merujuk Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 122 tahun 2005, tentang tata cara membuang air limbah ke saluran kota, maka pengelola gedung melakukan treatment, untuk mengolah air limbah yang ada. Tidak saja mengatasi persoalan limbah cair, menggunakan hasil olahan limbah, juga dapat menghemat pemakaian air yang semakin mahal.
Merujuk Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 122 tahun 2005, tentang tata cara membuang air limbah ke saluran kota, maka pengelola gedung melakukan treatment, untuk mengolah air limbah melalui proses recycling. “Proses recycling air limbah domestik atau Sewage Treatment Plant (STP) dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain  'Rotor disk atau Konventional/Extended aeration.
Rotor disk adalah sistem di mana pemberian oksigen bagi bakteri dengan cara membiakan bakteri yang menempel pada disk sehingga bakteri akan kontak dengan oksigen, sedang pada saat bakteri ada di dalam cairan mereka akan makan kotoran yang ada pada cairan tersebut.
Sementara Konventional/Extended aeration, suatu sistem di mana pemberian oksigen dilakukan dengan cara menyemburkan oksigen ke dalam cairan dengan mengunakan blower. Pada sistem ini diperlukan area yang luas.
Lebih jelasnya Teguh menjabarkan, me-ngenai tahap-tahap pengolahan air limbah melalui STP.

Tahap Pengolahan
  1. Pre  treatment. Pada tahap ini dilakukan pemisahan padatan berukuran besar ataupun grease,  agar tidak terbawa pada unit pengolahan selanjutnya, agar tercipta performa pengolahan yang optimal. Air dialirkan lewat inlet chamber di mana ada screen yang dapat menyaring benda padat. Selanjutnya air masuk ke grease trap yang berguna untuk memisahkan lemak yang dapat mengganggu proses biologi. Kemudian air akan menuju ke primary clarifier.
  2. Primary clarifier. Pada proses ini terjadi pemisahan partikel yang mengendap secara grafitasi (suspended solid) sehingga mengurangi beban pengolahan pada unit selanjutnya. Pada proses ini berguna untuk membuat aliran jadi lebih tenang dan aliran dapat stabil.
  3. Rotating Biological Contactor (RBC). Proses  pengolahan  yang di lakukan adalah  untuk menurunkan BOD (bio-chemical oxygen demand) dan COD (chemical oxygen demand) yang ada pada air limbah, sehingga dapat memenuhi kualitas air yang layak untuk kita buang ke saluran kota, Pengolahan polutan dilakukan oleh mikroorganisma yang melekat pada permukaan disk yang berputar.  Perputaran ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan oksigen untuk kehidupan mikroorganisma dan mencegah terjadinya kondisi anaerob yang dapat menimbulkan bau. Pada saat diskberputar terjadi kontak biomass yang dengan oksigen pada saat disk menyembul di permukaan dan terjadi kontak pada material organik yang ada pada air limbah untuk menjadi makanan  pada saat disk terendam. Jadi bila diskterlihat kotor jangan dibersihkan karena sebenarnya itu adalah bakteri.
  4. Final Clarifier. Unit ini berfungsi sebagai clarifier akhir untuk mengendapkan partikel-partikel  yang masih belum terendapkan, serta   biomass yang telah mati.
  5. Disinfeksi. Pada proses ini dilakukan penginjeksian chlorine yang bertujuan membunuh bakteri-bakteri patogen yang ada.
  6. Effluent Tank. Air yang telah kita olah akan dialirkan menuju effluent tank untuk selanjutnya dibuang pada saluran kota. Sebagian air ini dapat kita proses lagi untuk keperluan recycling yang dapat kita gunakan untuk menyiram taman dan air cuci kendaraan.
  7. Sand  Filter. Air dari effluent tank kita alirkan ke sand filter menggunakan pompa, pada proses ini air akan di saring oleh pasir silika yang berfungsi menyaring padatan yang masih terbawa pada sistem, dan juga untuk menurunkan kekeruhan yang ada.  Pada proses ini yang harus di perhatikan adalah perbedaan tekanan aliran masuk dan keluar. Bila tekanan lebih dari  tekanan yang ditentukan, maka perlu kita lakukan proses back washing. Yang berfungsi untuk mencuci kembali sand filter yang ada.
Share On:

Contact

Talk to us

Segera Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai training dan Konsultasi Sinar Global Consultant.

Address:

Jl. Tenaru Driyorejo , Gresik, Jatim, Indonesia 61177

Work Time:

Senin - Jum'at Dari Jam 9.00 - 17.00 WIB

Phone:

Phone:(+6231)3977660 |Whatsapp:(+6282)139125256

Labels Cloud

Recent in Sports

Home Ads

CHAT MARKETING GAWE STEMPEL








Comments

Tutorial Refill Tinta pada Stempel Flash

Blogroll

Latest in Sports

About

Popular

Contact Info

Blog Posts

Layanan

Menyediakan beberapa InHouse Training dan Public Training

dummy text

masukan text

Produk

Kami juga menyediakan beberapa buku dan produk produk lain nya

Simply Dummy Text

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

ASSESMENT WATER & WASTE WATER TREATMENT PLANT (WWTP)

Jasa Assesment WWTP Waterpedia merupakan pilihan tepat, bagi perusahaan anda karena berpengalaman lebih 23 tahun bidang WWTP, dengan tujuan mengevaluasi system proses eksisting untuk mencapai target pemenuhan baku mutu dan effisiensi operasional cost proses WWTP.

PUBLICK IN HOUSE TRAINING

Public Training adalah pelatihan karyawan yang pelaksanaannya telah diagendakan oleh penyelenggara Waterpedia Training Consulting sehingga memungkinkan setiap instansi mengirimkan karyawannya sebagai perwakilan untuk menjadi peserta pelatihandengan jumlah sedikit dan akan digabung dengan peserta dari instansi lain apabila jumlah peserta masih belum memenuhi kuota. Public Training baru akan dijalankan apabila kuota minimal peserta terpenuhi.

SINARGLOBAL CONSULTANT

perusahaan yang bergerak di bidang Training dan Konsultan, Kontraktor dan Supplier khusus dalam sistem pengolahan air atau dikenal dengan Water and Wastewater Treatment Consultant and Contractor. Training yang kami berikan meliputi IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), Water and Wastewater Treatment Plant (WWTP), STP (Sewage Treatment Plant), PWT, Reverse Osmosis (RO)